Jika namamu yang ditulis di Lauhul Mahfudz untuk diriku, niscaya rasa cinta itu akan Allah tanamkan dalam diri kita.
Tugas pertamaku bukan mencari dirimu, tetapi mensholehkan diriku.
Wahai seseorang yang telah tertulis dalam Lauhul Mahfudzku, Imamku, dan ayah dari anak-anakku,
engkau yang membersamai perjalananku nanti.
Aku percaya kau sedang memperbaiki dirimu, memantaskan dirimu tuk menjadi imam bagi tulak rusukmu dan buah hatimu kelak.
kui copian ko Fbmu ndung..hehheh
BalasHapus